Hubungi kami

ONION FIXIT — BUKAN SEKADAR APLIKASI SCHEMATIC.

EKOSISTEM ANALISA DAN PEMBELAJARAN HARDWARE HANDPHONE.

Menganalisa kerusakan handphone bukan sekadar mencari komponen yang rusak.

Teknisi perlu tahu apa yang harus diukur, di mana mengukurnya, bagaimana urutannya, dan mengapa bagian tersebut harus bekerja seperti itu.

ONION FIXIT menghubungkan semuanya dalam satu alur — mulai dari menemukan jalur, menganalisa kerusakan, membaca proses booting, hingga memahami arsitektur sistem handphone.

Dalam angka

Satu ekosistem, ribuan board.

12.487
Board terpetakan
3.000+
Tipe handphone
2.500+
Jenis IC (pinout)
4
Lapisan analisa

Termasuk board handphone, sub-board (charger & OTG), Mac Apple, dan laptop — dalam board view 2D & 3D.

KENAPA “ONION”?

KARENA SETIAP KERUSAKAN PUNYA LAPISAN.

ONION berarti bawang.

Bawang tersusun dari lapisan demi lapisan. Untuk sampai ke inti, Anda harus mengupasnya satu per satu.

Begitu pula dengan sebuah handphone.

Di balik satu gejala, bisa ada jalur, tegangan, sinyal, power, booting, IC, hingga hubungan antar sistem yang saling berkaitan.

Karena itu ONION FIXIT tidak dibuat sebagai kumpulan fitur yang berdiri sendiri.

ONION FIXIT DIBANGUN SEPERTI BAWANG:

LAPIS DEMI LAPIS.

DARI YANG TERLIHAT, MENUJU YANG TERSEMBUNYI.

DARI “DI MANA” MENUJU “MENGAPA”.

EMPAT LAPISAN.
SATU PERJALANAN.

ONION FIXIT membawa teknisi dari permukaan board hingga ke inti cara kerja sebuah mesin.

Lapis 01

BOARD BITMAP & SCHEMATIC

KUPAS KULITNYA.

Mulai dari papan yang ada di depan Anda.

SchematicIC Pin DatabaseBoard View
  1. Cari netname.
  2. Temukan komponen.
  3. Lihat pin IC.
  4. Telusuri jalur.
  5. Temukan posisinya langsung di board.

Skema, pinout, dan board view saling terhubung sehingga teknisi tidak perlu terus berpindah antar sumber untuk mencocokkan informasi.

Di lapisan ini Anda mulai memahami:

“DI MANA?”

Di dalam Board Bitmap & Schematic

Menu ini adalah library: gudang skema, database pin IC, dan board view, tempat teknisi menjelajah papan dengan bebas. Tetapi ini bukan library biasa. Hampir setiap netname di dalamnya bisa “ditanya”: apa perannya, kapan aktif, apa akibatnya kalau bermasalah, dan bagaimana mengukurnya.

Masalah yang dijawab

Dalam pekerjaan sehari-hari, teknisi biasanya membuka skema di satu aplikasi, board view di aplikasi lain, lalu mencari datasheet IC di internet. Ketiganya tidak saling bicara. Mencocokkan komponen di halaman skema dengan letaknya di papan dilakukan sendiri, dengan mata dan ingatan.

Masalah kedua lebih mendasar. Skema hanya memberi nama. Netname seperti VPH_PWR, PS_HOLD, atau MIPI_CSI hanyalah deretan huruf bagi teknisi yang belum pernah mempelajarinya. Board Bitmap & Schematic menyatukan skema, pinout IC, dan board view dalam satu tempat yang saling terhubung, lalu menambahkan penjelasan di setiap netname.

Tiga sub menu

Schematic
± 3.000 tipe handphone
  • Pilih brand dan tipe, skema tampil dalam dua panel: kiri skema diagram, kanan layout PCB.
  • Teks netname dan teks komponen bisa diklik. Muncul dua tombol: Info dan Find.
  • Info membuka uraian lengkap: peran dan fungsi netname, kapan aktif, imbasnya bila bermasalah, serta langkah analisa dan pengukurannya.
  • Uraian berasal dari engine kamus yang mendeskripsikan seluruh kandungan skema. Skema di sini bisa menjelaskan dirinya sendiri.
  • Panel skema dan layout saling mencari: yang dipilih di satu panel langsung ditemukan di panel lainnya.
IC Pin Database
± 2.500 jenis IC
  • Dikelompokkan per kategori: chipset, baseband, power, IC charging, PA, dan seterusnya. Kategori sekaligus menjadi filter.
  • Peran dan fungsi setiap pinout, bukan hanya pin pada IC, tetapi juga pad di PCB tempat IC itu duduk.
  • Setiap pad bisa ditampilkan nomor pin, nilai dioda, dan nama pinnya.
  • Dua cara mewarnai pad: warna kategori pin, dan gradasi nilai dioda dari biru sampai merah sebagai penanda pin berarus besar dan berarus kecil.
  • Panel kanan mengelompokkan netname menurut sub-blok di dalam die: input power, output, memori, MIPI, I2C, clock, dan seterusnya. Klik netname, pin-nya tersorot di IC. Klik pin, keterangan netname-nya muncul.
Board View
2D dan 3D
  • Kategori Phone Board, Sub Board (board charger dan OTG), Mac Apple, dan Laptop.
  • Tampilan 2D dan 3D, pembeda dari aplikasi skematik lain.
  • Klik pad untuk menjelajah sambungan jalurnya: dari pad ini, tersambung ke mana saja.
  • Board view dan skema berdampingan dan saling berinteraksi. Klik pad, skema langsung menunjukkan netname sekaligus area komponennya.

Tombol i dan engine kamus. Tombol informasi ada di ketiga sub menu, juga di Guide Lines & Troubleshooting. Semuanya ditopang engine kamus yang sama, sehingga penjelasan sebuah netname selalu konsisten di mana pun ia dibuka. Teknisi tidak perlu menghafal ribuan netname. Yang perlu ia tahu hanyalah di mana menekan tombol i.

Manfaat untuk teknisi

  • Satu tempat, tiga sumber. Skema, pinout IC, dan board view saling terhubung. Tidak ada lagi bolak-balik antar aplikasi.
  • Belajar sambil bekerja. Netname yang asing langsung dipelajari di tempat, lengkap dengan cara mengukurnya.
  • Lokasi seketika. Pertanyaan “di mana letaknya?” terjawab dengan satu klik.
  • Membaca papan dari warna. Pola di bawah IC terbaca tanpa membaca angka satu per satu.
  • Mengenal isi IC. Satu IC berisi banyak sistem, dan terlihat pin mana milik sistem yang mana.
  • Tidak terbatas handphone. Sub board, Mac Apple, dan laptop tersedia di tempat yang sama.

Kasus yang bisa ditangani

  • Mencari titik ukur sebuah netname. Biasanya membolak-balik halaman skema, mencatat nama komponen, lalu mencarinya di board view. Di sini: satu klik.
  • Komponen hilang atau terbakar. Klik pad yang kosong di board view, langsung terlihat netname dan area komponennya di skema.
  • Sebelum mengangkat atau memasang ulang IC. Warna kategori dan gradasi dioda menunjukkan pin jalur daya besar dan pin yang wajib dicek setelah IC terpasang.
  • Netname yang tidak dikenal. Tekan tombol i, maka fungsi, gejala, dan cara ukurnya langsung tersedia tanpa harus mencari di forum atau grup.
  • Pekerjaan di luar mesin utama. Board charger dan OTG, Mac Apple, serta laptop dikerjakan dari aplikasi yang sama.
Lapis 02

GUIDE LINES & TROUBLESHOOTING

KUPAS LEBIH DALAM.

Mengetahui lokasi belum cukup.

Sekarang Anda mulai belajar bagaimana menganalisa.

Untuk mati total dan gagal booting, analisa disusun dalam tujuh tahap:

  1. Power In
  2. PMIC Siaga
  3. Pemicu
  4. Power Rail
  5. Clock
  6. Reset & Hold
  7. Memori

Untuk masalah seperti kamera, LCD, backlight, dan button, Anda dapat mengikuti sambungan jalur dari konektor menuju CPU.

Tidak lagi sekadar bertanya: “Saya harus ukur yang mana?”

Tetapi mulai memiliki urutan: “Saya harus mulai dari sini.”

Di lapisan ini Anda belajar:

“BAGAIMANA?”

Di dalam Guide Lines & Troubleshooting

Di lapisan pertama teknisi menjelajah dengan bebas. Di lapisan ini, untuk pertama kalinya teknisi dipandu: apa yang diukur, di mana, dan dalam urutan apa.

Dua menu, satu kerusakan

Kerusakan mati total dibahas di dua menu: di sini, dan di Power & Boot Sequence Map. Keduanya tidak tumpang tindih. Materinya boleh sama, tetapi cara penyajiannya berbeda, karena pembacanya berbeda.

Bagi teknisi yang sudah berpengalaman, blok diagram sangat membantu. Tetapi bagi teknisi awam, blok diagram bisa membingungkan. Guide Lines & Troubleshooting adalah alternatif awal: pintu masuk untuk menguasai teknik analisa yang benar, mulai dari dasar. Teknisi yang sudah menguasai menu ini siap membaca blok diagram di lapisan berikutnya, karena ia sudah mengenal tangganya.

Dua kategori, dua pendekatan

Setelah memilih brand dan tipe handphone, muncul dua kategori. Pemisahan ini disengaja, karena pendekatan analisanya berbeda.

Troubleshooting

Fokusmati total dan gagal booting

Cara ukurnilai drop di titik mana saja sepanjang jalur

Guideline

Fokuskamera, LCD, backlight, button

Cara ukursambungan jalur dari konektor menuju CPU

Troubleshooting: tujuh tahap proses booting

Pengukuran bisa pasif atau aktif. Karena menu ini ditujukan untuk pemula, yang disarankan adalah selalu memakai metode pasif, yaitu pengukuran dalam diode mode. Handphone tidak diberi daya, risikonya kecil, dan cukup memakai multimeter.

Ketujuh subkategori bukan sekadar pengelompokan, tetapi tahapan dari proses booting itu sendiri, sama persis dengan T1 sampai T7 di Power & Boot Sequence Map.

  1. 1Power InApakah daya sampai ke papan?
  2. 2PMIC SiagaApakah PMIC sudah terjaga dan siap menerima perintah?
  3. 3PemicuApakah perintah untuk menyala sampai ke PMIC?
  4. 4Power RailApakah semua tegangan kerja sudah keluar?
  5. 5ClockApakah SoC punya denyut kerja?
  6. 6Reset & HoldApakah SoC dilepas dari reset dan mampu bertahan hidup?
  7. 7MemoriApakah SoC bisa membaca program boot?
Uraian setiap tahap: apa itu, yang diperiksa, kapan dicek
Tahap 1 · Power In

Gerbang masuk daya ke papan. Daya datang dari baterai dan USB (charger), masuk melalui IC pengatur daya di area source power yang juga bertugas sebagai proteksi tegangan lebih (OVP), lalu menjadi jalur daya sistem utama (VSYS, pada sebagian mesin disebut VPH_PWR).

Diperiksajalur dari konektor USB (misalnya VBUS atau CHGIN), jalur baterai (VBAT), jalur sensor baterai, sampai jalur sistem VSYS.

Kapanselalu yang pertama, tanpa kecuali. Makin penting ketika handphone sama sekali tidak merespon, tidak mau mengisi daya, atau power supply langsung menunjukkan tanda short.

Tahap 2 · PMIC Siaga

Setelah daya masuk, PMIC berada dalam kondisi siaga. Ia menyalakan tegangan internal yang selalu hidup, lalu menunggu perintah untuk menyalakan seluruh sistem.

Diperiksajalur input daya ke PMIC dan tegangan siaga yang dihasilkan PMIC.

KapanPower In normal, tetapi handphone tetap mati total. PMIC yang tidak siaga tidak akan pernah merespon tombol power.

Tahap 3 · Pemicu

Sinyal yang membangunkan PMIC dari siaga dan memulai urutan menyala. Yang paling umum adalah tombol power. Pada banyak mesin, mencolokkan charger juga menjadi pemicu.

Diperiksajalur tombol power dari flex atau tombol sampai ke PMIC, serta jalur pemicu lain untuk tipe tersebut.

Kapantahap 1 dan 2 normal, tetapi menekan tombol power tidak memberi reaksi apa pun.

Tahap 4 · Power Rail

Setelah dipicu, PMIC menyalakan tegangan kerja satu per satu: core SoC dan CPU, GPU, modem, memori, IO 1,8 V, dan seterusnya. Tidak semua keluar dari PMIC utama. Sebagian dari PMIC pendamping, sebagian lagi dari regulator eksternal seperti LDO, SMPS, atau buck regulator.

Diperiksasetiap jalur tegangan kerja yang ditampilkan untuk tipe tersebut.

Kapanpemicu sudah bekerja, tetapi handphone tetap tidak booting. Juga sasaran utama ketika ada jalur yang dicurigai short.

Tahap 5 · Clock

Denyut kerja. SoC tidak bisa bekerja tanpa clock, sekalipun semua tegangannya lengkap. Sumbernya kristal utama dan sleep clock 32,768 kHz.

Diperiksajalur clock dari kristal atau oscillator menuju PMIC dan SoC.

Kapansemua power rail normal, tetapi SoC tetap tidak bekerja.

Tahap 6 · Reset & Hold

PMIC melepas sinyal reset ke SoC, lalu SoC mengirim sinyal hold balik ke PMIC: “saya sudah hidup, jangan dimatikan”. Kalau sinyal hold tidak datang, PMIC mematikan sistem lagi.

Diperiksajalur reset dari PMIC ke SoC dan jalur hold dari SoC ke PMIC.

Kapantegangan dan clock normal, tetapi handphone tidak bertahan hidup, termasuk gejala menyala sebentar lalu mati sendiri.

Tahap 7 · Memori

SoC membaca program boot dari penyimpanan (eMMC atau UFS) dan memakai RAM (LPDDR) untuk bekerja.

Diperiksategangan memori dan jalur yang menghubungkan memori dengan SoC.

Kapantahap 1 sampai 6 lolos, tetapi handphone tetap gagal booting.

Aturan main tangga

  1. Selalu mulai dari Tahap 1. Kerusakan di tahap bawah bisa menyamar sebagai kerusakan di tahap atas.
  2. Naik hanya kalau tahap sekarang normal. Memeriksa clock pada mesin yang Power In-nya bermasalah hanya membuang waktu.
  3. Berhenti di tahap pertama yang tidak normal. Di situlah area kerusakannya.
  4. Setelah perbaikan, ukur ulang tahap itu, lalu lanjutkan naik sampai handphone booting.

Melompati tahap adalah sumber salah diagnosa yang paling sering, misalnya mengganti IC mahal padahal yang rusak hanya jalur pemicu.

Nilai drop, bukan tracing

Di menu Troubleshooting, teknisi tidak diminta menelusuri jalur. Jalur di board view hanyalah ilustrasi ke mana saja input dan output setiap netname tersebar. Karena satu netname adalah satu jalur yang tersambung, teknisi bebas mengukur di titik mana saja asal masih di jalur yang sama, misalnya kaki kapasitor atau test point.

PMIC SoC kapasitor test point nilai samanilai samanilai sama
Satu netname adalah satu jalur yang tersambung. Nilai drop-nya sama di titik mana pun, jadi ukur di titik yang paling mudah dijangkau.
Mendekati noljalur short
OLjalur terbuka atau putus
Nilai wajarjalur sehat

Guideline: dari konektor menuju CPU

Guideline memaparkan jalur dari konektor menuju CPU untuk permasalahan user interface: kamera, LCD, backlight, dan button. Teknisi dipandu memeriksa sambungan jalur. Penyebab putusnya bisa filter yang rusak, resistor yang putus, atau jalur PCB itu sendiri.

konektor CPU filter resistor 1 · OL ✓✓✗ putus 2 · pengukuran seri, konektor ke arah CPU
Langkah 1: nilai drop di pin konektor menunjukkan OL, berarti ada jalur yang putus. Langkah 2: pengukuran seri dari konektor ke arah CPU menemukan titik putusnya, pada jalur atau pada komponen seri. Contoh: putus di resistor.
  1. Ukur nilai drop di area konektor. Kalau hasilnya OL atau tidak terukur, dapat dipastikan ada jalur yang putus antara konektor dan CPU.

  2. Pengukuran seri di sepanjang jalur, dari konektor ke arah CPU, untuk memastikan putusnya pada jalur sendiri atau pada komponen pasif yang terpasang seri.

Hasilnya tegas: teknisi tahu harus mengganti komponen atau memperbaiki jalur.

Tombol i di panel netname. Klik untuk melihat fungsi netname, gejalanya bila bermasalah, serta langkah analisa dan pengukurannya, tanpa meninggalkan pekerjaan.

Manfaat untuk teknisi

  • Belajar dari dasar dengan urutan yang benar. Tidak lagi menebak harus mulai dari mana.
  • Aman untuk pemula. Metode pasif dalam diode mode meminimalkan risiko menambah kerusakan.
  • Tanpa menelusuri jalur. Satu pengukuran di titik mana saja pada jalur yang sama.
  • Hasil yang tegas. Dua langkah Guideline menyimpulkan: jalurnya atau komponennya.
  • Belajar di tempat. Tombol i membuat setiap netname menjadi bahan belajar.
  • Jembatan ke lapisan berikutnya. Tujuh tahap di sini adalah fondasi membaca blok diagram.

Kasus yang bisa ditangani

  • Mati total, sama sekali tidak merespon. Tujuh tahap menuntun pemeriksaan dari Power In ke atas, dan teknisi berhenti tepat di tahap yang bermasalah.
  • Menyala sebentar lalu mati. Arahnya jelas ke Power Rail dan Reset & Hold, setelah tahap di bawahnya dipastikan normal.
  • Jalur short. Nilai drop langsung menunjukkan jalur mana yang short, tanpa menelusuri jalurnya.
  • Kamera tidak terdeteksi, LCD atau backlight tidak menyala. Nilai drop di konektor langsung menunjukkan pin mana yang jalurnya putus.
  • Tombol tidak berfungsi. Jalur dari tombol ke CPU ditelusuri sampai ketemu komponen seri atau jalur yang putus.
  • Kecepatan. Satu titik ukur per netname di titik yang paling mudah dijangkau. Di Guideline, hanya pin yang hasilnya OL yang ditelusuri.
Lapis 03

POWER & BOOT SEQUENCE MAP

KUPAS PROSESNYA.

Handphone yang mati bukan berarti tidak ada proses.

Ada urutan yang seharusnya terjadi:

  1. T1Power In
  2. T2PMIC Siaga
  3. T3Pemicu
  4. T4Power Rail
  5. T5Clock
  6. T6Reset & Hold
  7. T7Memori

ONION FIXIT menyusun tangga boot tersebut menjadi peta arsitektur per mesin, lengkap dengan netname dan titik ukur yang relevan.

  1. Mulai dengan Boot Stage melalui USB.

  2. Bila diperlukan, lanjutkan dengan Wave Analyst untuk membaca pola konsumsi arus dengan sampling hingga 5.000 kali per detik, kemudian mengarahkan analisa ke tahap yang relevan.

Dari yang sebelumnya terasa seperti:

“Ukur semuanya dari A sampai Z.”

Menjadi:

“DI TAHAP MANA PROSESNYA BERHENTI?”

Di dalam Power & Boot Sequence Map

Di lapisan kedua, teknisi sudah mengenal tujuh tahap proses booting. Di lapisan ini, tujuh tahap yang sama disajikan sebagai peta arsitektur mesin, dan kerusakannya dicari dengan bantuan alat analisa. Fokusnya: handphone mati total dan gagal booting.

Empat masalah yang dijawab

  1. Puluhan titik ukur, dari A sampai Z. Melalui Boot Stage dan Wave Analyst, area analisa dilokalisir dan dipersempit. Hasilnya sudah dikelompokkan, sehingga teknisi langsung tahu di area mana ia harus bekerja. Inilah manfaat utamanya: dari puluhan titik ukur, menyempit menjadi satu area yang jelas.

  2. Skema puluhan halaman. Jalur untuk analisa mati total biasanya bercampur dengan kamera, audio, sinyal, dan layar. Blok diagram di sini hanya memuat syarat kerja SoC, netname yang terkait, dan tahapan pengukuran yang wajib. Yang tidak berhubungan dengan booting disingkirkan.

  3. Tangga boot yang belum dipahami. Banyak teknisi belum tahu urutan kejadian dari saat daya masuk sampai sistem booting. Tanpa tangga ini, pengukuran dilakukan secara acak dan hasilnya sulit disimpulkan.

  4. Setiap mesin punya arsitektur berbeda. PMU tidak selalu satu IC, karena ada PMIC pendamping. IC di area source power juga bisa lebih dari satu. Tegangan kerja SoC dan memori tidak semuanya dari PMIC, sebagian dari LDO, SMPS, atau buck regulator eksternal. Blok diagram disusun per mesin, dan semua itu dicantumkan.

Diagram urutan rail PMIC MT6357 menyala satu per satu setelah PWRKEY
Contoh tangga boot sebuah PMIC (MT6357): setelah tombol power ditekan, rail menyala satu per satu dalam urutan tetap sampai RESETB dilepas. Rail pertama yang tidak muncul menunjuk wilayah kerusakannya.

Boot Stage dulu, Wave Analyst kemudian

1 · Boot Stage
tanpa bongkar

Langkah yang dilakukan pertama kali, karena jauh lebih mudah. Cukup colokkan kabel USB, lalu software mengecek kondisi SoC: sejauh mana proses booting berjalan, dan kegagalannya disebabkan oleh apa.

2 · Wave Analyst
5.000 sampling per detik

Dipakai bila Boot Stage tidak berhasil atau handphone tidak terdeteksi lewat USB. Memantau konsumsi arus, lalu melakukan segmentasi otomatis: kurva setiap segmen diterjemahkan sendiri oleh software, sehingga terlihat blok sistem mana yang bekerja dan mana yang tidak.

Wave Analyst adalah alat yang revolusioner, dan baru ada di kalangan teknisi saat ini. Selama ini, membaca arus di power supply mengandalkan pengalaman bertahun-tahun. Wave Analyst merekam seluruh bentuk arusnya dan membacanya secara otomatis. Hasil analisa keduanya tampil sebagai blok diagram yang menunjuk tahap dan jalur area kerusakan, dan board view yang menunjukkan letaknya di mesin.

Enam contoh bentuk kurva arus saat handphone dinyalakan
Contoh bentuk arus saat handphone dinyalakan, dari tidak naik sama sekali sampai tangga penuh. Setiap bentuk menunjuk rute pemeriksaan yang berbeda. Digambar generik.

Membaca blok diagram: T1 sampai T7

Secara visual, deretan T1, T2, dan angka-angka di kolom kiri blok diagram memang tidak menarik. Tetapi justru bagian inilah yang paling bermanfaat: tangga boot sebuah mesin disusun menjadi urutan kerja yang bisa langsung diikuti, lengkap dengan titik ukurnya.

T adalah Tahap. T1 sampai T7 sama persis dengan tujuh subkategori di Troubleshooting. Di bawah setiap tahap, angka 1, 2, 3, dan seterusnya adalah nomor urut langkah. Setiap nomor adalah satu netname yang harus diperiksa, cukup diikuti dari atas ke bawah.

Screenshot Power & Boot Sequence Map, Tahap 1 Power In pada Samsung A826S
Tampilan asli Power & Boot Sequence Map: Tahap 1 · Power In pada Samsung A-Series SM-A Quantum 2 (A826S). Bilah tahap di atas, nomor langkah di kolom kiri, dan titik ukur di setiap baris.

Contoh baris pertama Tahap 1 · Samsung A-Series SM-A Quantum 2 (A826S)

Langkah1
NetnameCHGIN
Nilai5 V, saat charging
Titik ukurTP R194
Arahkonektor USB → IC Source Power U73, pin CHGIN → blok internal VBUS/OVP

Satu baris menjawab lima pertanyaan sekaligus: netname-nya apa, tegangannya berapa, dalam kondisi apa, diukur di mana, dan mengalir dari mana ke mana. Tanpa membuka satu halaman skema pun.

tegangan kendali data clock

Setiap IC digambar sebagai blok dengan kode komponennya di papan, misalnya U73 dan U7202, lengkap dengan sub-blok internalnya: LDO internal, boost, buck, sensor suhu, sensor baterai, dan enable. Contoh mesin di atas memakai lebih dari satu IC di area source power, dan blok diagram menampilkan keduanya sehingga tidak ada yang terlewat.

Cara memakainya

  1. Jalankan Boot Stage atau Wave Analyst.
  2. Hasil analisa menunjuk tahap tempat proses booting berhenti.
  3. Buka tahap itu di blok diagram.
  4. Ikuti baris-barisnya dari atas ke bawah, dan ukur di titik ukur yang tercantum.
  5. Baris pertama yang hasilnya tidak normal adalah area kerusakannya.
  6. Buka Boardview & Schematic untuk melihat letaknya di mesin.

Manfaat untuk teknisi

  • Area kerusakan menyempit sejak awal. Langsung bekerja di tahap dan area yang ditunjuk hasil analisa.
  • Mulai tanpa membongkar. Boot Stage memberi gambaran kondisi SoC hanya dengan colokan USB.
  • Membaca arus tanpa menebak. Kesimpulan yang dulu butuh pengalaman bertahun-tahun kini tersedia bagi semua teknisi.
  • Tangga boot sesuai mesinnya. Termasuk PMIC pendamping dan regulator eksternal yang sering terlewat.
  • Tanpa skema puluhan halaman. Semua yang dibutuhkan diperas ke dalam satu blok diagram yang fokus.
  • Titik ukur langsung tersedia. Setiap langkah menyebut netname, nilai, dan titik ukurnya.

Kasus yang bisa ditangani

  • Mati total, belum dibongkar. Boot Stage lewat USB menunjukkan kondisi SoC sebelum satu baut pun dibuka.
  • Tidak terdeteksi sama sekali. Wave Analyst menunjukkan blok sistem mana yang berhenti bekerja, lalu teknisi langsung menuju tahap itu.
  • Menyala sebentar lalu mati. Pola arus dan tahap yang ditunjuk mengarahkan pemeriksaan tanpa mengulang dari nol.
  • Mesin dengan PMIC pendamping atau regulator eksternal. Rail yang biasanya terlewat sudah tercantum di blok diagram.
  • Mesin yang belum pernah dikerjakan. Tangga boot, netname, dan titik ukurnya sudah tersusun.
  • Kecepatan. Dari puluhan titik ukur menjadi beberapa baris dalam satu tahap, dan dari puluhan halaman skema menjadi satu blok diagram.
Lapis 04

CIRCUIT MAPPING & ARCHITECTURE

SAMPAI KE INTINYA.

Ini adalah inti ONION FIXIT.

Bukan lagi sekadar mengetahui: di mana harus mengukur.

Tetapi memahami:

MENGAPA HARUS ADA DI SANA.

Pelajari bagaimana sistem Power & SoC, Transceiver, dan UI & Camera bekerja.

Pahami hubungan input dan output IC, netname, power, enable, control, data, dan bagian sistem lainnya berdasarkan struktur yang disusun dari datasheet vendor chipset.

Karena ketika Anda memahami hubungan antar sistem, Anda tidak lagi hanya menghafal langkah.

ANDA MULAI MEMAHAMI MESIN.

Di dalam Circuit Mapping & Architecture

Tempat teknisi mempelajari konstruksi sistem handphone: bagaimana handphone bekerja, diuraikan dari hulu sampai hilir, dengan banyak ilustrasi alur kerja.

Kenapa ini inti

Teknisi yang hanya tahu di mana mengukur akan bergantung pada panduan untuk setiap mesin. Teknisi yang paham mengapa sebuah tegangan harus ada, dari mana ia datang, dan ke mana ia pergi, bisa menangani mesin yang belum pernah ia lihat sebelumnya. Lapisan ini mengubah teknisi dari pengikut langkah menjadi teknisi yang memahami sistem.

Peta lima die: source power, PMIC utama, SoC, LPDDR, dan eMMC atau UFS
Peta lima die dari hulu ke hilir: daya dari baterai atau USB masuk ke source power, diteruskan ke PMIC utama, lalu dibagi ke SoC, RAM, dan penyimpanan, lengkap dengan jalur kendali dan bus data.

Filter Vendor, Family, Chipset

  1. Vendor · MediaTek, Qualcomm, …
  2. Family · keluarga SoC
  3. Chipset · tipe IC

Filter bertingkat ini memilah daftar brand dan tipe handphone di bawahnya, sampai tersisa handphone-handphone yang memakai chipset yang sama persis. Lebih dari sekadar menyaring, teknisi sekaligus belajar peta chipset yang beredar di pasaran:

  • Mengenal kelompok chipset menurut vendor dan family-nya, serta tipe handphone yang memakainya.
  • Satu pengetahuan, banyak merek. Merek berbeda bisa memakai chipset yang sama, sehingga pemahaman satu mesin bisa dipakai di mesin lain.
  • Rujukan saat data terbatas. Teknisi tahu tipe lain yang chipset-nya sama untuk dijadikan pembanding.
  • Memahami generasi. Terlihat bagaimana satu keluarga SoC berkembang dari generasi ke generasi.

Tiga tab, tiga sistem besar

Power & SOC

Syarat kerja handphone: apa saja yang harus terpenuhi agar CPU bisa aktif. Dari proses power up sampai boot up, dari konektor baterai sampai CPU dan SoC bekerja.

Transceiver

Alur kerja sistem komunikasi seluler: bagaimana sinyal diterima, diolah, dan dipancarkan, serta bagian mana saja yang terlibat di sepanjang jalurnya.

UI & Camera

Sistem user interface: LCD, touchscreen, audio, dan kamera.

Tab Power & SOC lebih dalam

BateraiUSB InSource PowerMain PMICSub PMICSoCMemory (RAM & Flash)External AudioExternal LDO & SMPS

Klik salah satu blok, maka ONION FIXIT langsung menunjukkan letak IC-nya di board view sekaligus posisinya di blok diagram. Teknisi melihat di mana IC itu duduk di papan dan di mana ia berada dalam alur sistem.

Saat sebuah IC dipilih, muncul daftar netname yang berkaitan, masing-masing dengan keterangan input atau output. Klik sebuah netname, jalurnya ditunjukkan di board view dan alurnya ikut ditunjukkan di blok diagram.

Titik ukur sebuah buck regulator: VIN, EN, LX, VOUT, FB
Contoh membaca input dan output satu blok daya (buck regulator): VIN, EN, LX, dan VOUT, beserta urutan pemeriksaannya.

Isi di dalam die, dari datasheet resmi. Netname dikelompokkan per kategori, misalnya power, enable, control, dan data, yang mencerminkan sub-blok di dalam die IC. Penguraiannya tidak asal diurai: semuanya disusun berdasarkan datasheet dari masing-masing vendor pabrik chipset. Yang dipelajari teknisi adalah struktur IC yang sebenarnya, bukan perkiraan.

Manfaat untuk teknisi

  • Memahami, bukan menghafal. Berlaku untuk mesin apa pun, termasuk yang belum pernah dipegang.
  • Belajar dari sumber resmi. Tanpa mencari dan membaca datasheet PDF satu per satu.
  • Teori yang menempel di mesin. Setiap blok dan netname langsung ditunjukkan letaknya di board view.
  • Memahami imbas kerusakan. Dari input dan output IC, terlihat ke mana saja kerusakan satu IC berimbas.
  • Peta chipset di pasaran. Pengetahuan dari satu merek bisa dipakai di merek lain.
  • Tiga sistem besar di satu tempat. Daya dan booting, komunikasi seluler, serta user interface dan kamera.

Kasus yang bisa ditangani

  • Mesin baru masuk meja kerja. Sebelum membongkar, pelajari arsitekturnya: berapa PMIC-nya, dari mana rail SoC-nya, dan IC apa saja yang terlibat.
  • Chipset yang sudah dikenal. Filter chipset menunjukkan tipe lain yang chipset-nya sama, sehingga pengalaman sebelumnya langsung terpakai.
  • Kerusakan sinyal. Tab Transceiver menjelaskan alur sistem seluler dan bagian mana yang harus dicurigai.
  • LCD, touchscreen, audio, atau kamera. Tab UI & Camera menjelaskan alur kerjanya sebelum turun ke pengukuran di Guideline.
  • Satu IC rusak, gejalanya banyak. Daftar input dan output IC menjelaskan kenapa satu kerusakan memunculkan beberapa gejala.
  • Belajar mandiri dan melatih orang lain. Materi dari hulu ke hilir bisa dipakai untuk belajar sendiri maupun mengajar.
  • Kecepatan. Tanpa mencari datasheet, tanpa membaca skema puluhan halaman, dan tanpa mencocokkan manual antara teori dan letaknya di papan.

BUKAN UNTUK MEMBUAT ANDA MENGHAFAL LEBIH BANYAK.

TAPI UNTUK MEMBUAT ANDA MEMAHAMI LEBIH BANYAK.

Setiap mesin bisa berbeda.

  • PMICbisa berbeda.
  • Regulatorbisa berbeda.
  • Chipsetbisa berbeda.
  • Jalurbisa berbeda.

Tetapi prinsip kerja dan hubungan antar sistem dapat dipelajari.

ONION FIXIT membantu menyatukan informasi tersebut sehingga teknisi dapat bergerak dari:

data→pengukuran→analisa→pemahaman

DARI “DI MANA RUSAKNYA?”

MENJADI “KENAPA BISA RUSAK?”

Itulah perjalanan yang ingin dibangun ONION FIXIT.

Bukan hanya:

Database.Schematic.Boardview.Troubleshooting.Alat ukur.

Tetapi semuanya berada dalam satu ekosistem yang saling terhubung.

Menu utama ONION FIXIT dengan enam menu mengelilingi logo
Menu utama ONION FIXIT: empat lapisan analisa, GAMI, dan Tutorial & Education dalam satu aplikasi.

TEMUKAN → UKUR → ANALISA → PAHAMI

Jadi Reseller

Jual & perpanjang lisensi. Dapat komisi.

Reseller membantu user mengaktifkan dan memperpanjang lisensi ONION FIXIT / GAMI lewat aplikasi GSM PAY, dan mendapat komisi di setiap penjualan.

Panduan GSM PAY — langsung dari aplikasi

UI aplikasi GSM PAY persis, langkah demi langkah — panduan interaktif yang sama seperti di aplikasi.

Cara mendaftar

Japri admin

Hubungi admin lewat WhatsApp dan minta untuk menjadi reseller.

Kirim data

Kirim nama, nomor WhatsApp, dan email ke admin untuk didaftarkan.

Admin daftarkan

Admin membuatkan akun reseller dan memberi kamu kode reseller + password GSM PAY.

Pasang GSM PAY & login

Pasang aplikasi GSM PAY, login dengan kode reseller + password (atau OTP email).

Mulai jual

Generate lisensi baru atau perpanjang lisensi user. Komisi masuk ke saldomu.

Sistem komisi

Otomatis

Komisi sistematis — langsung ke saldo

Setiap pembayaran terverifikasi otomatis mengkredit komisimu ke saldo GSM PAY / OtoMax. Tanpa klaim manual, tanpa menunggu — sepenuhnya sistematis.

Langsung ke saldo, tiap penjualan

Bonus referal

Referal = bonus masa aktif

Ajak user lain dan dapat bonus waktu aktif otomatis: trial +3 hari, 3 bulan +1 minggu, 1 tahun +1 bulan — ditambahkan ke lisensimu otomatis.

Menumpuk otomatis

Formulir pendaftaran reseller

Isi formulir ini — admin menerimanya langsung dan akan menghubungimu untuk mengaktifkan akun.

Tutorial aplikasi

Jualan di GSM PAY — langkah demi langkah.

Panduan aplikasi GSM PAY, seolah direkam dari layar. Ikuti tiap langkah.

Panduan GSM PAY interaktif

Demo interaktif lengkap langkah-demi-langkah GSM PAY — Transaksi dan Pencatatan (POS) — langsung dari aplikasi aslinya.

  • Panduan Transaksi
  • Panduan Pencatatan (POS)
Buka panduan interaktif →

Kritik & Saran

Bantu kami membuatnya lebih baik.

Masukan, kritik, atau usulan fitur kamu langsung ke tim lewat WhatsApp.

SUDAH SIAP MENGUPAS LEBIH DALAM?

JANGAN BERHENTI DI “TAHU DI MANA.”
MULAI PAHAMI “BAGAIMANA” DAN “MENGAPA.”

Jika Anda ingin membawa cara analisa Anda ke level berikutnya, mulai gunakan ONION FIXIT sekarang.

TEMUKAN. UKUR. ANALISA. PAHAMI.

Tidak perlu menunggu sampai Anda menguasai semuanya.
Mulai dari lapisan yang Anda butuhkan. Kupas lebih dalam saat kemampuan Anda berkembang.

SATU APLIKASI.
EMPAT LAPISAN.
SATU TUJUAN:

MEMBUAT TEKNISI LEBIH MEMAHAMI MESIN YANG MEREKA KERJAKAN.

Jangan hanya mencari kerusakan.
Kupas sampai Anda memahami akarnya.

Mulai perjalanan Anda dari lapisan pertama.